SOSIALISASI PENANAMAN KOPI

Ketua HKTI  Kabupaten Wonogiri sekaligus wakil Bupati Wonogiri ( bp Edi Santosa ,SH. MH )  melakukan sosialisasi penanaman kopi di balaidesa desa Girimulyo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri , pada hari Rabu 22 Juli 2020 . Sosialisasi tersebut di ikuti peserta sekitar 40 orang,  yang terdiri  dari unsur  Perum Perhutani KPH Surakarta , pengurus dan Anggota  LMDH Wonomulyo ,Ketua Pemuda Tani Wonogiri, Pengurus BUMDES Mulyo Arum desa Girimulyo, dan Perangkat Desa Girimulyo .

Sosialisasi tersebut menindak lanjuti Rencana Program Denplot Penanaman Kopi di lahan Perhutani Petak 55 Area Hutan Ngadipuri yang di garap oleh anggota LMDH Wonomulyo  . yang pada hari Kamis 9 Juli 2020  telah di survei cek Lokasi bersama Perum Perhutani dan Pemerintah desa .

 

  Rombongan Ketua HKTI Kabupaten Wonogiri Sekaligus Wakil Bupati Wonogiri (Bp. Edi Santosa , SH.MH ) Di sambut Kepala Desa Girimulyo ( Bp. Suparman, S.Sos ) . Dalam Sambutannya Kepala Desa Girimulyo Mengucapkan Selamat datang Kepada Rombongan dan Peserta Sosialisasi Penanaman Kopi yang akan di laksanakan Oleh LMDH Wonomulyo di lahan Perhutani Petak 55 Area Ngadipuri . Dalam materi sambutannya Kepala Desa Girimulyo menyampaikan bahwa Warga masyarakat Girimulyo memang antusias di dalam pertanian kususnya perkebunan . yang nota bene memang Girimulyo dulu terkenal dengan banyaknya perkebunan Cengkeh yang memang saat ini untuk perkebunan cengkeh di Girimulyo sebagai andalan hasil Pertanian perkebunan mengalami kemerosotan karena adannya virus atau penyakit yang menyerang tanaman cengkeh . sehingga tanaman cengkeh di Girimulyo banyak yang mati . kemudian dengan program yang di berikan oleh HKTI ( Khususnya Dari ketua HKTI Wonogiri untuk mengadakan Denplot Tanaman Kopi ) nantinya bisa menjadi pengganti dari Tanaman Cengkeh .  lebih lanjut Bp. Suparman,S.Sos menyampaikan dalam sambutannya bahwa Tanaman Kopi tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa menghasilkan di bandingkan dengan tanaman Cengkeh . Selain Mengangkat Perekonomian Warga masyarakat khususnya LMDH Wonomulyo dari tanaman Kopi . nantinya Perkebunan Kopi diarea Ngadipuri juga akan menjadi salah satu dari wisata Agro perkebunan Kopi untuk melengkapi Wisata sunrise dan jalur pendakian Ke gunung Bhutak . yang akan menambah khasanah wisata di Girimulyo khususnya Wisata Adipuri .

 

Dalam materinya Sosialisasinya  bp . Edi Santosa SH, MH . menyampaikan kunci suksesnya denplot tanaman kopi di Desa Girimulyo nanti tidak lepas dari singkronisasi dan kekompakan dari berbagai lini , seperti  Perum Perhutani sebagai Pemilik lahan , LMDH Wonomulyo sebagai penggarap , HKTI sebagai penyedia bibit , BUMDES sebagai sarana pemasaran hasil . maka dari itu kekompakan dan senergitas antar stakeholder yang  terkait perlu di tingkatkan . Selain itu Bp. Edi Santosa ,SH .MH  sebagai Wakil Bupati  Wonogiri Juga Tidak Lupa Menyampaikan Status Penanganan Covid 19 Di wonogiri , Dia Meminta Kepada para Peserta ikut tetap melakukan Himbauan Pemerintah terkait Protokol kesehatan untuk memutus Mata rantai Penyebaran Virus tersebut . Dengan Kita Mematuhi Protokol Kesehatan semoga Pandemi ini Cepat berlalu dan kita bisa menjalani hidup dengan normal lagi .

 

Sehubungan dengan Rencana Denplot Penanaman Kopi tersebut  Ketua HKTI Propinsi Jawa Tengah (bp. Darmadi ) menyampaikan tentang keuntungan budidaya tanaman Kopi di wilayah Wonogiri , yang di dukung dari segi tanahnya yang di kedalaman 20 meter adalah batuan kapur .  kopi yang tumbuh di atas batuan gamping nantinya akan memiliki cita rasa yang khas .selain itu dengan menanam kopi di lahan Perhutani akan menjamin kesinambungan ekosistem alam , menghijaukan bumi dan menyediakan ketersediaan air tanah .

Dia Meminta Kepada Masyarakat yang tergabung dalam LMDH Wonomulyo di minta jangan ragu ragu untuk bertanam kopi , karena kopi merupakan komoditas perkebunan yg menjanjikan dan sudah menembus pasar eksport .

 

Terkait dari Rencana denplot Penanaman Kopi di petak 55 Area Ngadipuri , Pihak Perhutani yang dalam hal ini di wakili Oleh Bp. Sigit Sebagai Mantri Rph Plalar . Menanggapi bahwa Penanaman Kopi Di Area tersebut harus selalu mengedepankan koordinasi dengan berbagai Pihak . Mengingat Hutan tersebut masuk dalam Kawasan Hutan Lindung maka Fungsi Hutan harus di kembalikan . selain itu Penanaman harus sesuai dengan Tujuan Awal yaitu . Menghijaukan Bumi Kembali Khususnya Hutan di Petak tersebut dan kawasan hutan dalam Pangkuan RPH Plalar khususnya. Kedua Tetap Menjaga Kelestarian Hutan dengan Menjaga Tanaman Kayu Milik Perum Perhutani .

Lebuh lanjut Bp. Sigit menyampaikan Bahwa luas Pangkuan Hutan di Wilayah Girimulyo Seluas 470 Ha . yang harus di jaga oleh semua pihak dan di kembalikan fungsi Hutannya  . Dia meminta semua pihak untuk ikut berkecimpung dalam membuat hutan kembali normsal agar fungsi hutan sebagai hutan lindung tetap terjaga.

 

(Di Tulis Oleh Yardi Administrator SID Desa Girimulyo )

1 Comment

Tinggalkan Balasan